PERLINDUNGAN PELAPOR


    Perusahaan mempunyai kewajiban memberikan perlindungan kepada pelapor dugaan pelanggaran (whistleblower), sebagai berikut:
  1. Perlindungan kerahasiaan atas identitas Pelapor.
  2. Perlindungan atas tindakan balasan dari Terlapor.
  3. Perlindungan dari pemecatan, penurunan jabatan atau Grade, penundaan kenaikan Grade atau berkala, tekanan, tindakan fisik.
  4. Perlindungan catatan yang merugikan dalam file data pribadinya (personal file record).
  5. lnformasi mengenai proses tindak lanjut yang sedang dilakukan. Informasi ini disampaikan secara rahasia kepada Pelapor.
    Kebijakan perlindungan pelapor tidak diberikan kepada Pelapor yang terbukti melakukan pelaporan palsu dan/atau fitnah.
    Perusahaan juga memberikan jaminan kerahasiaan terhadap identitas terlapor selama dugaan pelanggaran belum terbukti.